Tips Memilih Jenis Tensimeter yang Tepat Sesuai dengan Kebutuhan

  • 2 min read
  • Dec 22, 2020
Jenis Tensimeter

Ada banyak sekali macam dan jenis tensimeter yang ada di pasaran. Mulai dari sistem kerjanya, bentuknya, modelnya dan juga tipe nya serta tidak ketinggalan pula dari sisi merk nya. Hal ini tentu saja terkadang membuat pembeli kebingungan memilih mana tensi yang akan dibeli. Jika anda juga demikian, maka ada baiknya luangkan sedikit waktu anda untuk membaca artikel ringan berikut ini.

Sedikit Tentang Tensimeter

Tekanan darah merupakan parameter penting yang mempengaruhi kesehatan manusia. Tekanan darah dipengaruhi oleh banyak faktor. Yang jelas, tekanan ini memiliki nilai standar yang menunjukkan bahwa tekanan darah anda normal, yaitu sekitar 120/80 mmHg. Nilai tekanan darah hanya dapat diperoleh dengan cara mengukurnya. Alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah disebut dengan Tensimeter.

Jenis Tensimeter yang Dijual Dipasaran

Tekanan darah akan lebih baik apabila terus dipantau setiap saat. Oleh sebab itu akan lebih efisien ketika anda memiliki alat ukur tekanan darah sendiri di rumah. Anda tidak perlu ke dokter hanya untuk cek tensi. Nah, berikut ini beberapa macam atau jenis tensi yang ada di pasaran dan sedikit penjelasannya.

1# – Tensimeter Digital

Secara umum, Tensimeter dapat dibagi menjadi dua macam model. Yaitu tensi digital dan tensi manual. Tensimeter digital adalah tensimeter modern dengan sistem elektronik yang bekerja secara otomatis menggunakan sistem sensor dan transduser elektronik. Dengan tensimeter ini anda akan melihat langsung berapa tekanan darah kita melalui tampilan layar LCD yang cukup besar.

Pompa manset juga dilakukan secara otomatis. Anda tidak perlu memompanya secara manual seperti pada tensi manual yang akan kita jelaskan lebih lanjut nantinya. Karena dalam bentuk digital, alat tensi jenis ini hanya dapat digunakan dengan menggunakan baterai atau catu daya listrik DC. Anda tidak bisa menggunakannya ketika baterai habis atau anda tidak memiliki adaptor yang umumnya dijual terpisah.

Tensimeter digital memiliki beberapa model diantarnaya tensimeter digital pergelangan tangan dan tensimeter digital lengan. Perbedaan dengan tensimeter digital biasa hanyalah dari sisi penggunaanya. Tensi digital pergelangan tangan dikenakkan di pergelangan tangan seperti jam tangan. Sedangkan tensimeter digital lengan memiliki sistem stand dimana lengan anda diletakkan pada mesin tersebut saat melakukan pengukuran.

2# – Tensimeter Manual

Berbeda sekali dengan jenis tensimeter digital. Tensi manual bekerja dengan sistem manual dan juga pembacaan hasil yang manual. Meskipun demikian, tensi ini malah justru banyak digunakan di rumah sakit atau klinik. Hal ini karena analisa hasil untuk menentukan besarnya tekanan sistol dan diastole ditentukan oleh manusia (pengukur), jadi bisa dikatakan lebih akurat daripada 100% ditentukan oleh sensor seperti yang terdapat pada tensi digital.

Tensi manual sebenarnya memiliki dua macam model atau jenis, yaitu tensi aneroid (jarum) dan tensimeter air raksa. Namun karena alasan keamanan, tensi air raksa sudah tidak digunakan lagi. Keunggulan tensimeter manual dibandingkan dengan tensi digital diantaranya adalah tidak memerlukan tenaga listrik, jadi bisa digunakan kapan saja dan dimana saja, tanpa membutuhkan daya listrik. Selain itu, hasil pengukuran ditentukan oleh manusia, jadi akan lebih bisa dipertanggung jawabkan ketepatan hasilnya selagi orang tersebut tahu bagaimana cara menggunakannya.

Meskipun ada banyak macam model dan jenis tensimeter di pasaran, namun secara umum terdapat dua macam model yaitu tensi manual dan tensi digital. Bila anda ingin membelinya untuk kebutuhan sehari – hari, anda bisa pilih diantara model yang anda inginkan dan cocok untuk anda. Anda bisa pergi ke toko alat kesehatan terdekat, atau anda bisa juga membeli di toko alat kesehatan online seperti di Fulki Hasya.