Cara Membuat Anak Kembar

  • 2 min read
  • Apr 09, 2020
Cara Membuat Anak Kembar

Sumber: id.theasianparent.com

Pasti gemes kan melihat anak kembar, memang sangat menyenangkan ya. Terutama saat melihat baju mereka yang kembar atau kelakuan yang menggemaskan. Apalagi jika kita sendiri dikaruniai anak kembar, tentu akan menyenangkan. Selain itu, memiliki anak kembar tentu saja menjadi perhatian banyak orang saat sedang keluar rumah. Namun tentu saja memiliki anak kembar tidak selalu menyenangkan. Mengurus dua bayi di saat bersamaan tentu akan membutuhkan tenaga ekstra jika dibandingkan hanya memiliki satu bayi. Terutama ketika bayi yang satu menangis, maka kembarannya akan ikut menangis pula. Kebutuhan yang mesti dipersiapkan juga jadi dua kali lebih banyak dari memiliki satu bayi. Seperti membeli popok, susu, pakaian, dua kali lebih banyak dibandingkan ketika hanya memiliki satu bayi saja.

Untuk memiliki anak kembar, tentu saja harus direncanakan dengan persiapan yang matang. Tak cuma soal materi, suami dan istri harus mempersiapkan mental terlebih dahulu apakah benar siap untuk memiliki sepasang bayi terutama bagi ibu yang akan memakan waktu lebih banyak untuk mengurus bayi. Mampukah calon ibu merawat dua bayi sekaligus? Hal ini tentu saja harus dipikirkan matang-matang sebagai pasangan suami istri agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti ketidaksiapan memiliki anak kembar atau stres mengurus dua bayi sekaligus. Ketika kamu sudah benar-benar siap untuk memiliki sepasang bayi menggemaskan dalam waktu yang sama, kini yang diperlukan adalah bagaimana cara membuat anak kembar. Terkadang memiliki anak kembar itu merupakan suatu keberuntungan saja. Namun ternyata, ada cara tersendiri lho untuk meningkatkan peluang memiliki anak kembar. Bagaimana cara membuat anak kembar? Terdapat beberapa faktor peluang kamu memiliki anak kembar, seperti:

  1. Riwayat anak kembar dalam keluarga. Ketika dalam keluarga baik dari keluarga istri maupun suami terdapat riwayat kembar, maka peluang untuk dapat memiliki anak kembar akan jauh lebih tinggi. Peluang akan lebih tinggi lagi jika yang memiliki riwayat anak kembar adalah dari keluarga istri. Mitos yang beredar yang mengatakan jika keluarga suami memiliki riwayat kembar justru salah. Bahkan jika istri merupakan anak kembar maka peluang memiliki anak kembar jauh akan lebih tinggi lagi. Hal ini yang dikarenakan genotip ibu lebih berperan karena adanya ovulasi ganda yang diturunkan.
  2. Hamil di usia 35 tahun ke atas. Kebanyakan penelitian menunjukkan bahwa istri yang hamil pada usia 35 tahun ke atas memiliki peluang yang lebih banyak untuk memiliki anak kembar dibandingkan dengan perempuan yang hamil usia 35 tahun ke bawah.
  3. Hamil ketika menyusui. Ketika menyusui, kadar prolaktin dalam tubuh istri tinggi. Hal ini menjadi momen penting ketika kamu merencanakan untuk memiliki anak kembar. Programkan membuat anak ketika istri sedang menyusui, atau siklus menstruasi telah normal usai melahirkan.

Sebelum merencanakan kehamilan, ada baiknya kamu cek dulu apakah berat badan ideal atau tidak. Jika berat badanmu tergolong kurus maka peluang memiliki anak kembar akan menjadi kecil. Mengonsumsi produk susu. Perempuan yang mengonsumsi produk susu dan olahannya terutama susu sapi memiliki peluang lima kali lebih besar untuk memiliki anak kembar. Mengonsumsi asam folat. Asam folat berfungsi untuk membantu proses mempercepat ovulasi. Proses ovulasi akan meningkat lebih tinggi sehingga peluang memiliki anak kembar lebih besar. Konsumsilah makanan sehat yang mengandung asam folat tinggi seperti ikan laut, sayuran hijau, brokoli. Bisa juga didapatkan dengan mengonsumsi suplemen asam folat.